Pantai Gandoriah merupakan pusat objek wisata kota pariaman, karena mudah dicapai dengan berbagai sarana transportasi, dan tempat transit ke objek wisata lainnya seperti ke pulau dan pantai lainnya. Untuk mencapai pantai ini, anda hanya perlu berjalan kaki dari Pasar Pariaman, atau naik kereta Api dari Kota Padang yang stasiunnya langsung di sekitar pantai ini.

Sering digunakan sebagai tempat untuk menghabiskan waktu sore hari selepas beraktifitas sambil menikmati terbenamnya matahari. Disini wisatawan bisa memperoleh makanan khas pariaman yang terkenal dengan istilah nasi sebungkus kenyang (Nasi Sek) dan es kelapa muda, serta gorengan dari berbagai makanan laut.

Disebelah utara Pantai Gandoriah terdapat Muara Pantai Pariaman, ditempat ini wisatawan dapat menaiki Boat menuju ke 4 (empat) pulau yang ada di Kota Pariaman dengan sewa relatif murah yang telah dilengkapi dengan asuransi untuk masing-masing wisatawan.

Memasuki kawasan pantai ini, Kita akan melihat dua buah tugu berwarna warni. Tugu ini menjadi ciri khas, Sesuai dengan aikon kota Pariaman, yakni dua buah tugu Tabuik yakni Tabuik pasa dan Tabuik Subarang. Tugu ini menjadi gerbang untuk masuk ke Pantai Gondoriah.

Di sepanjang garis pantai, terdapat tenda warna warni, dengan payung yang lebar, tempat pengunjung berlindung dari terik sinar matahari. Di sini, kita bisa bebas menikmati panorama, atau sekedar mengawasi anak-anak Anda bermain ombak. Tak perlu khawatir dengan keselamatan keluarga anda, karena Pemerintah Kota Pariaman melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga menyediakan petugas “Safe Guard” yang mengawasi dengan perahu karet berpatroli disepanjang bibir pantai.

Di Sekitar pantai, ada salah satu Transportasi tradisional yang masih bisa kita temui di Pariaman yaitu Bendi. Sarana transportasi yang memanfaatkan tenaga kuda ini bisa anda sewa jika anda tak ingin lelah berjalan kaki mengitari pantai.

Hamparan pasirnya yang luas, banyak dimanfaatkan warga untuk berbagai aktifitas seperti family gathering, Senam, Sepak bola, Voli Pantai, ataupun bermain layangan.

Pada musim-musim tertentu, saat gelombang pasang dan ombak besar, Sering dimanfaatkan anak-anak muda untuk berselancar. Ada klub surfing yang berposko di pantai ini.

BAGIKAN